Berbicara mengenai Korea, khususnya perihal urusan wisata, ada yang menarik darinya. Selain tempat-tempat indah yang sangat cocok dijadikan spot untuk bersantai dan berfoto ria, Korea juga dikenal akan masakannya yang khas. Jika saat ini kamu sedang berada di Korea atau hendak mengunjungi Negeri Ginseng, pada kesempatan ini MakananOlehOleh.com akan ajak kamu mengenal sederet makanan khas Korea yang terkenal dan paling digemari banyak orang. Ada apa saja?
Ada apa saja? [Tampilkan]
1. Kimchi

Yang pertama adalah kimchi. Untuk mereka yang demam Korea pasti sudah tak asing dengan makanan khas Korea ini. Kimchi adalah makanan yang sangat disukai oleh orang Korea karena terdapat cita rasa khas lidah orang Korea, yakni asam dan pedas. Untuk kamu yang belum tahu, kimchi adalah acar sayuran yang juga dibuat di negara-negara lain. Semisal di Jerman ada sauerkraut, Cina ada paocai, Jepang ada tsukemono, dan India ada achar.
Kimchi asal Korea bukan hanya menawarkan cita rasa yang cocok untuk lidah mayoritas penduduknya, melainkan juga aroma yang tajam. Makanan yang berasal dari Korea ini sekrang sudah tersebar di banyak negara, termasuk Indonesia. Kamu bisa mencoba kimchi di restoran-restoran a la Korea. Di negara-negara selain Korea, kimchi biasa dihidangkan bersama mie goreng, sushi, hot dog, hamburger, dan taco. Penggunaan tersebut adalah sesuatu yang wajar mengingat kimchi sendiri sebenarnya adalah makanan pelengkap, bukan sajian utama.
2. Samgyeopsal

Di lidah orang Indonesia, mungkin nama makanan khas Korea satu ini agak sedikit sulit untuk dilafalkan. Samgyeopsal atau samɡjʌp̚sal orang Korea menyebutnya adalah hidangan yang menyajikan bahan utama berupa daging perut babi panggang dengan tekstur yang tebal dan berlemak. Daging babi yang disajikan pada umumnya tidak diberi bumbu alias hanya dipanggang begitu saja di atas pemanggang yang ada di meja-meja restoran.
Setelah daging matang, barulah diberi bumbu sederhana berupa saus pedas. Daging bagian perut babi di Korea sendiri menjadi bagian paling favorit untuk 85% orang dewasa [informasi berdasarkan survei yang dilakukan oleh Koperasi Pertanian Korea pada tahun 2006]. Setidaknya samgyeopsal disantap satu kali dalam seminggu. Ada satu yang unik dari samgyeopsal di mana daging yang digunakan adalah daging impor, bukan daging lokal. Alasannya, daging yang diimpor dari negara lain seperti Belgia dan Belanda mempunyai harga yang lebih murah dibanding daging babi dalam negeri.
3. Bibimbap
Penyajian bibimbap dilakukan di dalam mangkuk yang terbuat dari batu yang sudah dipanaskan. Pada bagian atas bibimbap biasanya dituangkan telur mentah yang akan matang melalui panas mangkuk. Selain itu, bibimbap juga sedikit berminyak dikarenakan pada bagian dasar mangkuk dituangkan minyak wijen sebelum dimasukkan nasi. Tujuan penuangan minyak wijen tersebut tak lain untuk membentuk lapisan kerak nasi yang harum dan garing di dasar mangkuk.
4. Bulgogi

Bulgogi juga termasuk makanan khas Korea yang sangat terkenal. Makanan satu ini juga menggunakan olahan daging, sama seperti samgyeopsal. Bedanya, jika samgyeopsal menggunakan daging babi, sedangkan bulgogi memakai daging sirloin atau daging sapi pilihan. Bulgogi pada umumnya disajikan bersama kimchi, bawang putih, atau bumbu penyedap lain yang disatukan dalam bungkusan daun selada.
Bumbu bulgogi terbuat dari campuran gula dan kecap asin yang ditambahkan rempah-rempah lain asal Korea. Selain di Korea, makanan sejenis bulgogi juga bisa ditemukan di Jepang yang diberi nama yakiniku. Perbedaannya, bumbu yakiniku tidak terlalu manis, sementara bulgogi dibuat lebih manis. Untuk membuat bulgogi, orang Korea tidak menggunakan plat besi datar atau teppan untuk mematangkannya, melainkan dengan panci datar.
5. Haejangguk

Selain di Indonesia yang banyak terdapat masakan berbahan dasar daging dan jeroan sapi, Korea juga punya makanan serupa yang menggunakan daging dan jeroan sapi sebagai bahan baku utamanya. Makanan khas Korea yang satu ini dikenal unik oleh penduduk Korea. Pasalnya, ada orang yang menyantap sup haejangguk untuk obat mabuk. Penggunaan haejangguk sebagai obat mabuk telah menjadi mitos klasik di Korea.
Daging dan bagian perut sapi yang dipilih untuk membuat haejangguk kebanyakan menggunakan daging yang berkualitas. Oleh karenanya, panganan ini dijual dengan harga yang lumayan tinggi. Tapi banyak warga Korea yang mengaku tidak peduli dengan harganya karena yang terpenting makanan yang menjadi santapannya dibuat dengan bahan-bahan bermutu dan diproses dengan standar yang tinggi pula.
6. Sundubu Jjigae
Di samping tofu, sundubu jjigae juga dilengkapi dengan olahan seafood semisal kerang hijau dan udang. Selain olahan laut, ada juga pelengkap lain seperti suwiran daging ayam atau sapi dan telur setengah matang. Untuk semangkuk sundubu jjigae biasanya dimakan bersama nasi putih. Panganan yang selalu menjadi buruan wisatawan asing di Korea ini sangat cocok sebagai hidangan saat cuaca bersalju atau hujan.
7. Nakji Bokkeum

Setelah bekerja seharian, orang Korea biasanya mencari pelampiasan dengan kuliner yang enak dan pedas. Salah satu dari sekian banyak makanan khas Korea yang dijadikan incaran adalah nakji bokkeum. Apa itu nakji bokkeum? Nakji bokkeum adalah hidangan berbahan dasar gurita yang digoreng sampai kering. Penyajian udang goreng kering biasanya dilakukan bersama tumisan sayur atau dijadikan menu pendamping untuk mie khas Korea.
Nakji bokkeum menyimpan karakteristik sebagai panganan Korea. Rasanya yang pedas bisa menggugah selera makan agar semakin lahap menyantapnya. Rasa pedas yang dimiliki merupakan hasil dari penggunaan pasta cabe yang membumbui gurita dan tumisan sayur. Untuk mereka yang tak terbiasa dengan masakan Korea menganggap makanan satu ini sangatlah pedas. Jadi tak jarang dari mereka yang mencampur nakji bokkeum dengan nasi agar pedasnya bisa berkurang.
8. Sup Seolleongtang

Kebiasaan orang Korea dalam kegiatan santap saji adalah menyiapkan hidangan berkuah, khususnya sup, pada meja makan. Dari kebiasaan tersebut, negara Korea dikenal akan supnya yang beragam. Dari sekian banyak sup khas Korea, ada satu yang cukup terkenal. Namanya sup seolleongtang yang menggunakan bahan dasar tulang-tulang dan bagian dalam tubuh sapi. Karena menggunakan bahan dasar daging, sup seolleongtang dimasak dalam waktu yang lama.
Seolleongtang sendiri adalah hidangan yang konon ketika dahulu dijadikan santapan rakyat yang dipersembahkan oleh raja Joseon setelah melaksanakan upacara selamatan di sebuah tempat yang dinamakan Seonnongdan. Biasanya, seolleongtang dimakan bersama nasi putih yang dicampurkan ke dalam sup. Untuk menambah kekayaan bahannya, orang Korea memberikan lauk tambahan seperti kimchi sawi dan lobak.
9. Jeongol

Makanan khas Negeri Ginseng berikutnya adalah Jeongol. Jeongol ini adalah panganan berupa mie khas Korea bertekstur kenyal sejenis shabu-shabu yang berasal dari Jepang. Setali tiga uang dengan shabu-shabu khas Jepang, jeongol juga berisikan sayur-sayuran yang direbus bersama daging, olahan laut, da bahan-bahan tambahan lain. Selain itu, pada jeongol juga ditambahkan tteok. Untuk kamu yang tidak tahu, tteok adalah makanan tradisional khas Korea yang terbuat dari tepung beras.
Untuk membuat jeongol, ada panci khusus yang dinamakan jeongoiteul yang bisa menampung semua bahan pembuatannya. Cara menyajikan jeongol biasanya langsung dalam porsi besar sehingga dapat dinikmati oleh 4 – 6 orang. Menyinggung soal rasanya, jeongol bukan cuma kaya akan sayur-sayur yang menyehatkan, melainkan juga menyimpan kelezatan yang berpadu dengan bumbu-bumbu dan kuah kaldunya.
10. Jjampong

Semua orang tahu kalau Korea merupakan negara empat musim yang rata-rata di setiap musimnya pasti dingin. Mungkin berangkat dari kondisi iklim yang ada, masyarakat Korea lebih banyak menyajikan masakan berkuah dengan cita rasa yang pedas. Salah satu makanan khas Korea yang memiliki kriteria semacam itu adalah jjampong.
Jjampong atau champong adalah olahan mie kuah yang disajikan bersama sayur dan produk laut. Soal rasanya, jjampong sudah cukup untuk menantang kemampuan lidah dengan tingkat kepedasan yang dimilikinya. Untuk diketahui, meskipun jjampong adalah makanan yang terkenal di Korea, namun makanan ini sebenarnya adalah pengaruh dari Jepang dan Tiongkok. Orang Korea biasa menyantap jjampong untuk menghangatkan perut.
11. Miyeokguk

Jika kamu sedang mencari makanan khas Korea yang halal, kamu bisa mencoba miyeokguk. Miyeokguk adalah sup yang terbuat dari miyeok alias sayuran laut. Kuah kaldu untuk miyeokguk biasanya terbuat dari kerang, ikan teri, dan daging sapi. Makanan ini juga sangat cocok untuk kamu yang tidak suka dengan masakan pedas. Pasalnya, bumbu pedas pada miyeokguk tidak mengandung cabai, melainkan hanya kedelai, bawang putih, biji wijen panggang, acar udang, dan garam.
Di Korea, miyeokguk banyak dikonsumsi oleh wanita pasca hamil. Ada alasan mengapa miyeokguk menjadi santapan wanita Korea setelah melahirkan, yakni karena makanan ini diyakini secara luas mengandung nutrisi penting seperti kalsium dan yodium yang dibutuhkan oleh ibu laktasi. Selain disantap selama dan setelah melahirkan, miyeokguk juga memiliki nilai budaya. Miyeokguk juga dimakan untuk sarapan pada saat perayaan hari ulang tahun di mana maksudnya untuk mengingat ibu mereka dan menghargai bagaimana ibu mereka dahulu makan miyeokguk untuk memulihkan dan memberikan asupan nutrisi pada bayinya.
12. Tteokbokki

Tteokbokki merupakan panganan asli Korea yang terbuat dari tepung beras yang dimasak bersama bumbu gochujang pedas manis. Gochujang sendiri sangat terkenal di Korea sebagai bumbu yang sangat penting dan hampir selalu ada pada setiap makanan khas Korea yang mempunyai cita rasa pedas. Tteokbokki dikenal oelh masyarakat Korea sebagai makanan rakyat yang banyak dijual di pijangmacha (sejenis angkringan kalau di Indonesia).
Pada mulanya, tteokbokki disebut dengan gungjung tteokbokki. Ketika itu, atau tepatnya pada masa kerajaan Joseon, makanan khas Korea ini berupa huintteok yang menggunakan bumbu kecap asin bersama daging sapi, kecambah kacang hijau, wortel, bawang bombay, peterseli, shiitake, dan bagogari. Cita rasa tteokbokki masa itu berbeda dengan tteokbokki berbumbu cabai yang dikenal sekarang. Adapun tteok yang digunakan bisa terdiri dari 5 macam warna yang melambangkan Korea, yakni putih, merah, biru, uning, dan hitam.
13. Japchae

Untuk berikutnya, ada japchae. Japchae adalah makanan khas Korea berupa sohun atau dang myeon yang diolah bersama aneka macam sayuran dan daging sapi. Panganan ini termasuk lauk pendamping dalam tradisi kuliner Korea atau orang Korea menyebutnya dengan banchan atau panchan. Karena japchae termasuk makanan tradisional dan mengandung nilai tradisi, maka keberadaan lebih sering dijumpai pada saat pesta dan perayaan khusus.
Japchae juga termasuk makanan dengan bahan yang dinamis. Untuk sayurnya, biasanya yang dipiliha dalah sayur yang sedang musim. Tapi pada umumnya, sayur yang dihidangkan bersama daging sapi terdiri dari wortel, jamur shiitake, paprika, bawang bombay, dan spinacia. Sayuran tersebut dipotong kecil-kecil memanjang dan ditumis secara terpisahkan dengan bumbu berupa bawang putih, kecap asin, dan gula pasir. Japchae yang sudah matang bisa dimakan dengan nasi sebagai lauk utama.
14. Samgyetang

Jika kamu mencari makanan halal khas Koera selain miyeokguk, maka samgyetang bisa menjadi pilihan selanjutnya. Samgyetang juga termasuk sup khas Korea. Bahan utama yang disajikan dalam samgyetang adalah ayam muda utuh yang direbus dalam panci kecil di atas api kecil selama 2 – 3 jam hingga dagingnya empuk untuk hidangan satu orang alias satu porsi saja. Hidangan ini biasanya dimakan bersama anggur ginseng.
Samgyetang tergolong ke dalam makanan tradisional yang sarat gizi. Orang Korea biasa membuat dan menyantap samgyetang pada saat musim panas sehingga tubuh tidak mudah lemas. Ada waktu-waktu khusus untuk menyantap hidangan ini selama musim panas, yakni pada tiga hari istimewa: chobok, jungbok, dan malbok. Jika kamu mau mencoba makanan ini, samgyetang banyak dijual di rumah makan khusus samgyetang yang biasanya selalu ramai pembeli.
15. Doenjangjjigae

Ingin makanan khas Korea yang halal lainnya? Doenjangjjigae jawabannya. Doenjangjjigae adalah makanan berkuah dengan bahan utama berupa doenjang. Makanan ini juga sama seperti japchae yang bahan-bahannya tergantung musim. Pada musim panas, biasanya doenjangjjigae dihidangkan bersama tambahan jamur. Sedangkan di musim dingin, doenjangjjigae ditambahkan daun lobak. Adapun bahan lain yang pasti ada antara lain irisan cabai, mentimun, dan tahu rebus.
Doenjangjjigae termasuk makanan khas Korea yang bergizi tinggi. Kandungan protein yang dimiliki oleh panganan ini bisa menambah asupan gizi tubuh. Sup doenjang biasanya dijual di restoran-restoran Korea. Harga dari makanan ini sangat terjangkau untuk semua kalangan. Untuk kamu yang penasaran ingin mencobanya, doenjangjjigae sendiri mempunyai ciri khas pada rasanya yang asin dan pedas.
16. Galbi

Galbi dalam bahasa Korea berarti iga atau daging yang melekat pada sekitaran tulang iga. Sementara dalam bentuk makanan, galbi atau galbi-gui adalah makanan khas Korea yang juga memakai bahan utama adging iga sapi yang dipanggan dan dipotong pendek-pendek. Selain menggunakan iga sapi, galbi juga bisa dibuat dengan iga babi. Pengolahan galbi bisa dengan bumbu ataupun tanpa bumbu. Jika dibumbui yang digunakan antara lain sari buah pir asia, kecap asin, gula, arak beras, bawang putih, dan minyak wijen.
Pada galbi yang mamakai bumbu, ketika proses pemanggangan daging iga biasanya diiris mengikuti jalur tulangnya dengan tujuan agar saus atau bumbunya bisa meresap ke dalam daging dan dagingnya juga bisa lebih cepat matang. Galbi atau kalbi pada rumah-rumah makan biasanya dihidangkan langsung di meja makan pengunjung. Daging yang sudah matang kemudian dibungkus pakai daun selada, daun perilla, atau daun sayur-sayuran lainnya. Setelah dibungkus, bungkusan galbi dicelupkan ke dalam saus bernama ssamjang sehingga memberikan cita rasa yang lezat.
17. Hoe

Hoe atau orang Korea menyebutnya hwe adalah istilah yang dipakai untuk merujuk makanan Korea yang berbahanutamakan potongan ikan segar atau daging mentah. Benar, hoe adalah makanan khas Korea yang disajikan dalam keadaan tidak dimasak. Untuk irisan daging ikan segar atau makanan lautnya, orang Korea memberi nama saengseon hoe. Sedangkan daging sapi yang diberi bumbu mempunyai nama yukhoe.
Ada juga gan hoe yang merupakan hati sapi mentah berbumbukan minayk wijen dan garam. Atau hongeonoe, yakni irisan daging ikan pari yang difermentasi dalam guci. Hoe biasanya disajikan dengan saus cocol yang terbuat dari gochujang dan cuka. Sama dengan galbi, sebelum menyantap hoe daging ikan atau sapinya dibungkus terlebih dahulu pakai daun selada. Di rumah-rumah makan, seusai menikmati hoe biasanya orang Korea juga memesan sup ikan yang bernama maeuntang.
18. Makchang Gui

Pada daftar makanan khas Korea yang ditampilkan pada tulisan ini, ada beberapa yang halal dan non-halal. Selain samgyeopsal, bulgogi, dan galbi yang terkadang juga memakai daging babi, ada lagi masakan Korea yang menggunakan bagian dalam babi, seperti makchang gui misalnya. Makchang gui sendiri adalah hidangan khas Korea yang menyajikan usus besar daging babi yang telah melewati proses pemanggangan.
Selain usus besar, makchang juga sering menggunakan usus kecil babi atau gopchang. Hidangan ini dihidangkan bersama irisan daun bawang dan saus doenjang. Makchang gui kerap dikonsumsi sebagai teman minum arak oleh orang Korea. Menurut catatan sejarah, makchang gui berasal dari Daegu dan sekitar kawasan Gyeongsang.
19. Budae Jjigae

Jjigae secara harfiah diartikan sebagai sup dalam bahasa Korea. Ada banyak macam jjigae di Korea, seperti sundubu, doenjang, dan kali ini adalah budae. Budae jjigae adalah sup buatan Korea yang dimasak dengan ham dan daging kalengan. Berdasarkan kisah yang beredar, budae jjigae pertama kali ada pada saat berakhirnya Perang Korea di mana rakyatnya mengalami krisis bahan pangan. Ketika itu, rakyat yang tinggi di Uijeongbu memanfaatkan kelebihan bahan pangan dari pangkalan militer Amerika Serikat yang berupa ham dan daging kalengan.
Dua bahan utama tersebut dimasak dengan bumbu khas Korea, yakni gochujang sehingga mempunyai cita rasa yang sangat pedas. Penduduk Uijeongbu merebus budae jjigae dalam panci besar. Tanpa disangka, makanan tradisional ini ternyata masih tetap bertahan hingga sekarang. Di Korea Selatan sendiri, banyak restoran yang menyertakan hidangan ini dalam menunya. Untuk saat ini, sudah banyak variasi-variasi budae jjigae seperti terdapatnya tambahan bahan semisal jamur, sayuran, mie instan remyeon, kimchi, mmakaroni, tteok, dan keju.
20. Kimchi Jjigae

Jika kimchi adalah panganan sejenis acar dan jjiage berarti sup, maka makanan khas Korea ini bisa dikenali sebagai makanan berupa sup pedas yang berisikan sayuran. Adapun jenis sayuran yang disajikan dalam panci bersama kuah kaldu supnya adalah sawi putih dan daun bawang. Selain itu, juga terdapat tambahan bahan seperti tahu, produk hasil laut, atau daging babi.
Kimchi jjigae biasa dihidangkan oleh orang Korea sebagai menu utama pada santap nasi. Menurut pengakuan kebanyakan warga, kimchi jjigae ini tak perlu dibeli di restoran karena bahan-bahannya mudah didapat sekaligus cara membuatnya pun tidak sulit. Sup kimchi pada umumnya dihidangkan di tengah-tengah meja berikut pancinya atau bisa diganti dengan panci keramik berukuran kecil (ttukbaegi) dengan pelengkap berupa lauk pendamping atau banchan.
21. Maeuntang

Masih berkutat tentang sup khas Korea, kali ini ada maeuntang. Apa itu maeuntang? Untuk kamu yang belum tahu, maeuntang adalah masakan berjenis sup yang menggunakan ikan air tawar atau laut segar sebagai bahan utamanya. Ikan yang dipilih untuk dijadikan maeuntang kemudian direbus bersama saus gochujang yang terkenal pedas. Maeun sendiri dalam bahasa Korea berarti pedas dan tang berarti sup.
Sup pedas atau maeuntang tak hanya menyajikan ikan, tetapi ada juga bahan lain seperti sayuran hijau, daging sapi, tahu, zucchini, lobak, dan bumbu rempah. Maeuntang termasuk menu sup yang hampir dijual di sebagian besar restoran Korea. Biasanya, pembeli yang ingin memesan maeuntang bisa memiih ikan yang diingikan dari aquarium. Ikan yang umumnya digunakan oleh pembeli antara lain ikan kerapu, kod, kakap merah, tigawaja, trout, dan ikan mas.
22. Hoedeopbap

Hoedeopbap adalah sajian khas Korea yang berisikan nasi, ikan mentah yang dipotong dadu, dan berbagai jenis sayuran seperti selada, mentimun, dan daun wijen. Untuk melahirkan rasa, penduduk Korea menambahkan bumbu wajib masakan Korea yakni chogochujang yang mana terbuat dari campuran cuka, gochujang, dan gula. Adapun jenis ikan yang dipilih untuk dibuat hoedoepbap umumnya ialah ikan halibut, tuna, dan salmon.
Teknik menyajikan hoedeopbap hampir sama dengan cara makan bibimbap, yakni menggunakan sendok di mana pertama-tama semua bahan di dalam mangkuk diaduk hingga tercampur. Saat ini sudah ada variasi hoedoepbap yang dibedakan bahan-bahannya, seperti gajami hoedoepbap yang menggunakan sole dan gul hoedeopbap yang menggunakan dari tiram mentah.
23. Kongnamul

Kongnamul adalah salah satu banchan yang pada kuliner Korea merujuk pada lauk pendamping untuk berbagai hidangan utama. Kongnamul kerap disertakan sebagai bahan dasar pembuatan bibimbap. Makanan khas Korea ini menggunakan kecambah kedelai atau menyerupai tauge yang kemudian menjadi istilah untuk kecambah itu sendiri dalam bahasa Korea. Menurut rekaman sejarah, kongnamul diperkirakan telah ada sejak masa Tiga Kerajaan Korea atau awal periode Goryeo.
Kecambah yang digunakan untuk membuat kongnamul diolah dengan cara direbus yang kemudian dikeringkan. Kecambah rebus yang sudah kering selanjutnya dibumbui dengan kecap, minyak wijen, biji wijen, bawang putih, bubuk cabai, dan daun bawang cincang. Kongnamul biasanya dihadirkan pada sejumlah hidangan, mulai dari hidangan nasi kukus hingga makanan laut. Kongnamul yang terkenal di Korea antara lain kongnamulbap, kongnamulguk, dan kongnamulgukbap.
24. Naengmyeon

Pada musim dingin, masyarakat Korea banyak memburu makanan yang bisa menghangat perut semisal sup. Namun bila musim panas tiba, biasanya mereka berganti hidangan ke makanan dingin. Salah satu makanan khas Korea yang menyajikan menu dalam keadaan dingin adalah naengmyeon. Naengmyeon adalah mie dingin yang sangat populer saat Korea memasuki musim panas. Makanan dingin naengmyeon berbentuk hidangan mie tipis dan kenyal yang terbuat dari gandum serta kentang atau tepung ubi jalar.
Naengmyeon memiliki dua jenis hidangan, tergantung pada penyajiannya. Pertama ada mul naengmyeon atau pyeongyang yang mana mie disajikan bersama kuah kaldu yang umumnya diracik menggunakan kaldu sapi atau dongchimi. Sedangkan jenis naengmyeon lainnya adalah bibim naengmyeon. Bibim naengmyeon atau hamheung disajikan bersama saus merah bercita rasa pedas. Hidangan naengmyeon sendiri lebih populer di Korea Selatan setelah konflik Korea di mana banyak orang dari Korea Utara yang lari menuju Korea Selatan.
25. Jajangmyeon

Korea termasuk negara yang paling banyak memiliki jenis mie. Bahkan, mie telah dimasukkan ke dalam makanan pokoknya sehari-hari. Jajangmyeon merupakan salah satu jenis mie di Korea yang terbuat dari tepung gandum. Ada cukup banyak variasi dari jajangmyeon, seperti ganjajangmyeon, samseon jajangmyeon, dan samseon ganjajangmyeon. Perbedaan antara masing-masing jajangmyeon terletak pada cara penyajian dan campuran yang digunakan untuk sausnya.
Saus yang umumnya digunakan untuk menemani santap jajangmyeon adalah saus pasta kedelai hitam. Untuk menambah kenikmatannya, tak jarang dari penduduk Korea yang menambahkan makanan laut semisal cumi-cumi, teripang, dan udang ke dalam sausnya. Saus pasta yang bercampur dengan makanan laut [ikan tidak termasuk, red] adalah salah satu variasi dari jajangmyeon, yakni samseon jajangmyeon.
26. Kalguksu

Masih seputar hidangan mie dari Korea, untuk kali ini ada kalguksu. Kalguksu adalah mie yang juga sering dijumpai di Korea. Makanan khas Korea ini dibuat dengan tangan sehingga memiliki ciri khasnya sendiri dibandingkan sajian mie-mie Korea lainnya. Kalguksu kerap dimasukkan ke dalam mangkuk besar yang telah diberi kaldu dan bahan-bahan lain untuk dihidangkan.
Kalguksu juga termasuk mie dingin sehingga panganan ini paling sering muncul ketika Korea mulai memasuki musim panas. Kalguksu atau guksu sendiri diartikan sebagai adonan yang dipotong pakai pisau [Kal dalam bahasa Korea berarti pisau]. Mie dingin satu ini termasuk hidangan sederhana. Jika kamu ingin menjajal kalguksu, kamu bisa berkunjung ke salah satu restoran yang terkenal di daerah Myeongdeong, Seoul. Restoran tersebut bernama Myeongdong Gyoja yang sudah berdiri selama 47 tahun dalam menyajikan kalguksu.
27. Bossam

Bossam adalah salah satu ssam atau dalam bahasa korea berarti masakan Korea yang biasa dihidangkan dalam bungkusan daun sayur segar. Umumnya, yang dibungkus menggunakan daun untuk bossam adalah daging babi rebus yang pada bagian atasnya disertakan kimchi. Sementara daun yang biasa dipakai untuk membungkus daging sehingga membentuk bossam adalah daun selada. Bossam umumnya dihidangkan bersama bumbu penyedap.
Bumbu penyedap untuk dicocolkan bossam sendiri terdiri dari beberapa campuran bahan seperti saus, ssamjang, bawang bombay, dan irisan bawang bombay. Perlu diketahui, kimchi yang dimakan bersama bossam adalah bossam kimchi yang dibuat dengan tambahan bahan bermutu seperti gurita, udang, dan tiram. Sementara daging babi yang biasa dipilih untuk bossam adalah bagian perutnya yang kemudian direbus bersama jahe dan bawang putih.
28. Mandu

Jika kamu pernah menyantap siomay atau setidaknya tahu bagaimana tampilan dari siomay yang terkenal seantero nusantara itu, maka mandu adalah panganan semacam itu. Bedanya, mandu terbuat dari beragam bahan-bahan yang menyehatkan seperti daging, sayuran, dan kimchi. Selain mirip dengan siomay, makanan khas Korea ini juga sejenis dengan dimsum.
Mandu sendiri mempunyai bentuk seperti pangsit yang mana kulitnya terbuat dari tepung gandum. Kulit mandu yang sudah berisikan aneka isian biasanya dijadikan sajian utama bersama kaldu. Orang Korea menyebutnya dengan manduguk atau sup mandu. Sup mandu paling sering disantap oleh masyarakat Korea ketika musim dingin dan saat tahun baru Lunar.
29. Galbitang

“Tang” dalam bahasa Korea berarti sup yang juga merujuk pada padanan kata “guk” sehingga makanan khas Korea ini juga biasa dipanggil dengan nama galbitguk. Galbitang atau galbitguk adalah masakan Korea sejenis sup yang menyajikan rebusan tulang iga sapi. Cara memasak galbitang hampir sama dengan jangguk, gomguk, dan malgeunjangguk.
Kuah yang digunakan untuk merendam galbi atau tulang iga sapi umumya diberi tambahan saus kecap. Kuah atau kaldu dari galbitang sendiri dihasilkan dari daging yang direbus lama. Tekstur daging iga pada panganan ini lembut. Penyajian galbitang biasa dilakukan bersama bawang yang dicincang halus. Galbitang sendiri secara tampilan sebenarnya sangat sederhana. Biasanya galbitang menjadi sajian yang dipersembahkan untuk para tetamu yang mampi ke rumah.
30. Cheonggukjang Jjigae

Cheonggukjang jjigae digolongkan ke dalam makanan khas Korea yang unik. Pasalnya, salah satu bahan yang diikutsertakan hingga panganan ini bisa disantap adalah air bekas cucian beras. Sebenarnya, apa cheonggukjang jjigae itu? Jika kamu baru pertama kali mengenal makanan ini, cheonggukjang jjigae adalah gulai daging yang menggunakan pasta kedelai sebagai bumbunya.
Bumbu pasta pada cheonggukjang jjigae terbuat dari kedelai yang telah difermentasi. Nah, dikarenakan sausnya berupa kedelai yang terfermentasi, maka orang Korea menggunakan air cucian beras dengan tujuan agar bau kurang sedapd ari kedelai bisa hilang sekaligus meningkatkan bau sedap pada makanan sehingga bisa lebih dinikmati saat menyantapnya.
31. Nurungji

Nurungji di Korea mungkin mirip dengan rengginang khas Indonesia. Bedanya, jika rengginang sengaja dibuat dari beras ketan yang dikeringkan, nurungji justru menggunakan kerak sisa-sisa nasi yang menempel pada panci penanak nasi atau gamasot disbeutnya. Kerak nasi tersebut diambil untuk dijadikan camilan. Biasanya, kerak nasi yang menempel pada permukaan dalam panci gosong dan menjadi kekuning-kekuningan.
Pertama kali nurungji lahir pada saat terjadi kekurangan bahan pangan di masa lalu. Ketika itu, para istri mengonsumsi nurungji, sementara kaum pria tidak mengonsumsinya. Setelah melewati krisis pangan, nurungji ternyata masih diminati hingga detik ini. Bahkan, sekraang nurungji telah dikembangkan dan dimodifikasi hingga berbentuk permen, kue, dan minuman. Nurungji yang disajikan sebagai minuman dinamakan sungnyung.
32. Hoddeok

Hoddeok adalah makanan ringan khas Korea yang biasa dijajakan oleh pedagang yang berjualan di tepi-tepi jalan negara Korea Selatan. Jika di Indonesia, hoddeok hampir sama dengan pancake. Cita rasa dari hoddeok manis. Panganan ini terbuat dari adonan tepung terigu, air, susu, gula, dan ragi. Bahan-bahan adonan yang sudah dicampur untuk dibuat hoddeok kemudian diisikan dengan campuran gula merah, madu, kacang, dan kayu manis.
Hoddeok sendiri bisa diolah menggunakan dua metode, yakni dipanggang seperti sandwich atau digoreng dan dipipihkan di atas hot plate. Karena bahan isian hoddeok kebanyakan bercita rasa manis, kue ini menjadi makanan favorit anak-anak di Korea. Apabila kamu penggemar berat drama Korea, hoddeok baisanya banyak diekspose kamera. Orang Korea biasa menyantap hoddeok saat musim dingin untuk mengganjal perut.
33. Gopchang

Selain samgyeopsal, Korea juga masih punya kuliner khas berbahan dasar organ dalam hewan seperti sapi, domba, dan babi yang menjadi favorit masyarakat lokal maupun bukan. Gopchang memiliki perbedaan dengan samgyeopsal yang terletak pada teksturnya di mana daging yang dipilih untuk hidangan ini mempunyai tekstur yang sangat kenyal dan rasanya juga berbeda dari samgyeopsal.
Untuk penyajiannya, gopchang juga kerap disantap tanpa bumbu. Meskipun tidak menggunakan bumbu, gopchang tetap menawarkan cita rasa lezat di setiap lidah yang mencobanya. Jika kamu ingin menjajal makanan khas Korea ini, kamu bisa menemukannya di Seoul. Salah satu restoran khusus yang menyajikan gopchang adalah Wangsimni Gopchang Alley yang lokasinya berada di daerah Wangsimin Wangsimni.
20 Jajanan dan Makanan
Khas Korea yang Enak dan Lezat
Buat Anda penggemar film, drama, musik maupun arits-artis Korea pasti
tidak akan asing dengan beberapa makanan khas Korea yang akan saya bahas
kali ini. Ditambah lagi akhir-akhir ini dunia per-Korea-an sedang
mewabah di Indonesia. Baik dari segi industri per-film-an, musik mau pun
makanannya.
Tidak kalah dengan negara-negara tetangganya seperti Jepang maupun Cina,
makanan khas Negeri Ginseng itu pun dapat memanjakan lidah Anda dan
harus Anda coba. Apa sajakah makanan tersebut? Mari kita simak
ulasannya.
Makanan Khas Korea Paling Lezat
1. Kimchi
Kimchi
Kimchi merupakan sayuran yang difermentasikan, mungkin mirip dengan
asinan yang ada di Indonesia. Sayuran yang biasa digunakan dan dijadikan
kimchi adalah sawi putih, lobak dan juga mentimun. Kimchi ini bisa
bertahan lama apabila disimpan di dalam lemari es atau disimpan dengan
baik. Silahkan baca artikel ini untuk cara membuatnya.
2. Kimbap
Kimbap
Jika di Jepang ada sushi, maka di Korea sushi ini bernama kimbap. Tidak
jauh berbeda dengan sushi, varian dari isian kimbap ini berupa sayur,
daging, tapi bisa juga dimodifikasi sesuai selera. Untuk nasinya sendiri
dibumbui dengan sedikit garam dan juga minyak wijen. Dan tak lupa pula
ada rumput lautnya yang umumnya berada di luar gulungan kimbap. Untuk
cara membuatnya, silahkan simak artikel ini.
3. Bibimbap
resep bibimbap
Bibimbap ini merupakan nasi campur ala korea. Disebut dengan nasi campur
karena saat memakannya nasi dan juga lauk pauknya dicampur/diaduk
menjadi satu sehingga bercampur dan barulah dimakan dengan ditambah saus
sambal.
Biasanya disajikan dalam mangkuk. Ada juga yang disajikan dalam mangkuk
panas dan biasanya ditambahkan telur mentah (kuning telurnya saja) di
atasnya. Silahkan simak resepnya di sini.
4. Bulgogi
bulgogi
Bulgogi merupakan daging sapi yang sudah diiris tipis dan kemudian
dimasak dengan cara dipanggang. Bisanya sebelum dipanggang, daging sapi
tersebut telah dibumbui terlebih dahulu. Bulgogi biasanya dimakan pula
dengan lauk-pauk yang lainnya, atau dibungkus dengan daun selada dan
baru dimakan.
5. Ramyeon
makanan khas Korea ramyeon
Ramyeon atau di jepang dikenal dengan ramen, merupakan mie instan ala
korea. Pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan makanan yang satu ini
karena hampir di kebanyakan film korea ada adegan ketika makan ramyeon
ini. Cara makannya pun unik, biasanya orang korea langsung makan ramyeon
dari pancinya.
6. Jjajangmyeon
jjajangmyeon
Jjajangmyeon ini mirip dengan mie ayam yang ada di Indonesia. Salah satu
mie khas Korea ini biasanya dicampur dengan saus kedelai hitam yang
kental, kemudian ada sayur dan juga potongan dagingnya. Namun Anda harus
berhati-hati terutama yang beragama Islam, karena bisanya potongan
daging dari jjangmyeon ini menggunakan daging babi.
7. Japchae / Chapchae
Japchae
Jika dilihat sekilas dari segi tampilannya mirip dengan capcay yang ada
di Indonesia. Namun ternyata bahan utamanya sendiri terbuat dari mie
(bihun ala korea) yang ditambahkan dengan sayuran. Jadi berbeda dengan
capcay yang ada di Indonesia.
8. Miyeok Guk
Miyeok Guk
Miyeok guk merupakan sup rumput laut. Biasanya rumput laut kering ini
dimasak dengan cara merendamnya ke dalam air hingga menjadi lunak,
kemudian dicampurkan ke dalam air kaldu dan diberi bumbu kecap, garam
dan juga minyak wijen.
9. Teok
Teok
Teok merupakan kue beras. Jenis dari kue beras ini beragam. Biasanya
disajikan saat upacara-upacara tertentu. Namun karena jenisnya yang
banyak, kue beras ini tidak hanya dimakan di hari tertentu saja karena
di sepanjang tahun pun kita bisa memakannya. Salah satu jenisnya yang
terkenal adalah tteokbokki yang nanti akan dibahas.
10. Kepiting Saus Korea
Kepiting Saus Korea
Apa bedanya kepiting saus yang ada di Indonesia dengan yang ada di
Korea? Ternyata porsi kepiting yang ada di Korea ini jauh lebih besar.
Rasa dari kepiting saus ini sendiri terasa sedikit asam dan juga pahit
dan terasa lezat. Kepiting saus ini dikenal juga dengan ganjang gejang.
11. Nakji Bokkeum
Nakji Bokkeum
Berbeda dengan sannakkji, olahan laut yang terbuat dari gurita ini
merupakan gurita goreng jadi guritanya pun sudah tidak hidup lagi.
Biasanya disajikan dengan cara di goreng kering dan dicampur dengan
tumis sayuran atau menjadi topping mie korea. Makanan ini memiliki cita
rasa yang unik terutama dengan pasta cabe yang digunakan untuk
membuatnya.
12. Gogigui
gogigui
Goigui merupakan barbeque ala Korea. Selain terdiri dari daging, makanan
yang kaya gizi dan nutrisi ini juga dimakan bersama dengan sayuran.
Biasanya makanan ini dimakan bersama dengan teman-teman pada sore hari.
13. Haejangguk
Haejangguk
Haejangguk atau sup khas Korea ini memiliki rasanya yang lezat, kuahnya
terbuat dari tulang sapi yang direbus lama, kemudian isinya terdiri dari
potongan daging sapi yang tebal, telur rebus dan juga kecambah yang
ditambah dengan bumbu atau rempah-rempah khas negeri ginseng tersebut.
Biasanya haejangguk ini disajikan setelah mengkonsumsi minuman
beralkohol karena dapat menghilangkan rasa pusing akibat minuman
tersebut.
14. Sannakji
makanan khas Korea Sannakji
Jika di Jepang ada shashimi dengan makanan yang masih segar dan mentah,
maka di korea ada sannakji atau gurita hidup. Bisanya gurita yang
disajikan ini dipotong-potong kecil, namun ada juga yang disajikan utuh
dan yang pasti gurita itu masih hidup. Sanakkji ini hanya ditaburi
minyak dan biji wijen saja kemudian dimakan hidup-hidup. Makanan yang
cukup ekstrem ya.
15. Sundubu Jjigae
Sundubu jigae
Sundubu jigae merupakan salah satu makanan berkuah khas Korea. Biasanya
disajikan pada musim dingin atau saat hujan karena dapat menghangatkan
tubuh. Bahan utama dari sundubu jigae ini adalah tahu yang sangat
lembut, ditambah dengan kubis, udang, suiran ikan goreng dan juga
cumi-cumi. Makanan ini kaya dengan gizi dan juga lezat disantap ketika
masih hangat.
16. Soondubu
makanan khas korea soondubu
Soondubu ini merupakan makanan berkuah lainnya yang ada di negeri
ginseng dengan bahan utamanya adalah tahu atau tofu. Isian dari makanan
ini cukup bervariasi dan bisa dicampur dengan makanan laut lainnya.
Soondubu biasanya disajikan sebagai makanan penutup atau bisa juga
dijadikan makanan utama.
17. Jjukumi
jjukumi
Selain sannakji dan nakji bokeum ada juga jjukumi yang bahan utamanya
adalah gurita. Jjukumi ini menggunakan gurita kecil yang dimasak dengan
cara dipanggang dalam api besar yang sebelumnya direndam dalam saus
gochugang.
18. Yangnyeom Tongdak
Yangnyeom tongdak atau ayam goreng khas korea ini bercitarasa manis yang
bercampur pedas. Dengan daging yang terasa renyah dan juga empuk bisa
membuat Anda ketagihan.
19. Dakjuk
Dakjuk
Dakjuk merupakan bubur khas korea. Bahan utamanya yang pasti adalah
beras, daging ayam dan juga bawang putih. Karena teksturnya yang lembut
dan juga tidak pedas, makanan ini disukai mulai dari anak-anak hingga
orang dewasa.
20. Seolleongtang
Seolleongtang
Seolleongtang merupakan makanan yang terbuat dari tulang sapi yang
direbus sehingga menghasilkan kuah sup. Isi dari sup ini biasanya
terdiri dari irisan daging sapinya sendiri dan juga lobak. Kemudian sup
ini diberi berbagai bumbu agar menghilangkan bau dari daging sapi
tersebut. Biasanya seolleongtang ini dimakan pada musim dingin maupun
malam hari.
21. Jeongol
Jeongol
Jeongol merupakan sup yang dimasak dalam panci besar. Biasanya disajikan
di tengah-tengah meja dan dimakan bersama. Makanan ini isinya sangat
bervariasi, biasanya ada irisan daging sapi, jeroan, berbagai macam
makanan laut, ditambah sayur dan juga rempah-rempah. Kemudian direbus
secara bersamaan. Biasanya rasanya ini pedas.
22. Samgyetang
Samgyetang
Samgyetang merupakan sup ayam ginseng yang ditambah dengan merica dan
juga garam. Makanan ini memiliki kandungan gizi yang banyak karena
kuahnya sendiri direbus dengan tambahan tanaman obat dan dipercaya dapat
mencegah penyakit. Biasanya samgyetang ini dimakan pada hari istimewa.
Baca Juga
oleh-oleh khas korea Figurin Hanbok10 Oleh-Oleh Khas Korea yang
Tidak Boleh Terlewat
Pulau Jeju tempat wisata di korea selatan10 Tempat Wisata Di Korea
Selatan Yang Wajib Dikunjungi
Gangnam Station AreaYuk Kunjungi 10 Tempat Nongkrong di Korea Paling
Hits ini
Camilan atau Jajanan Pinggir Jalan khas Korea
Selain berbagai macam makanan di atas, terdapat pula beberapa jajanan
khas Korea yang sangat lezat dan menggugah selera. Jajanan tersebut
sangat cocok dinikmati di waktu senggang. Berikut adalah daftar
makanannya.
Halaman Selanjutnya »
Topik Terkait: Korea
ARTIKEL TERKAIT
Baca Juga
biaya liburan ke koreaIni Dia Perkiraan Biaya Liburan Ke Korea
Selatan
Gangnam Station AreaYuk Kunjungi 10 Tempat Nongkrong di Korea Paling
Hits ini
oleh-oleh khas korea Figurin Hanbok10 Oleh-Oleh Khas Korea yang
Tidak Boleh Terlewat
Han River tempat wisata di seoul10 Tempat Wisata Di Seoul Yang Harus
Anda Kunjungi
BeondagiBerani Cicipi 6 Kuliner Ekstrim Asal Korea Selatan Ini?
Pages: 1 2
Mutiara Dwi C.K.
Penulis: Mutiara Dwi C.K.
Enjoy RnB and hiphop, sometimes rock. Sports addict, loves cooking,
crafting, reading, and spending time to write.
Tinggalkan Balasan
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Komentar
Nama *
Email *
*Jika Anda mengambil referensi dari artikel ini, mohon kerendahan hatinya untuk mencantumkan link sumber ini: https://bacaterus.com/?p=259
*Jika Anda mengambil referensi dari artikel ini, mohon kerendahan hatinya untuk mencantumkan link sumber ini: https://bacaterus.com/?p=259
20 Jajanan dan Makanan
Khas Korea yang Enak dan Lezat
Buat Anda penggemar film, drama, musik maupun arits-artis Korea pasti
tidak akan asing dengan beberapa makanan khas Korea yang akan saya bahas
kali ini. Ditambah lagi akhir-akhir ini dunia per-Korea-an sedang
mewabah di Indonesia. Baik dari segi industri per-film-an, musik mau pun
makanannya.
Tidak kalah dengan negara-negara tetangganya seperti Jepang maupun Cina,
makanan khas Negeri Ginseng itu pun dapat memanjakan lidah Anda dan
harus Anda coba. Apa sajakah makanan tersebut? Mari kita simak
ulasannya.
Makanan Khas Korea Paling Lezat
1. Kimchi
Kimchi
Kimchi merupakan sayuran yang difermentasikan, mungkin mirip dengan
asinan yang ada di Indonesia. Sayuran yang biasa digunakan dan dijadikan
kimchi adalah sawi putih, lobak dan juga mentimun. Kimchi ini bisa
bertahan lama apabila disimpan di dalam lemari es atau disimpan dengan
baik. Silahkan baca artikel ini untuk cara membuatnya.
2. Kimbap
Kimbap
Jika di Jepang ada sushi, maka di Korea sushi ini bernama kimbap. Tidak
jauh berbeda dengan sushi, varian dari isian kimbap ini berupa sayur,
daging, tapi bisa juga dimodifikasi sesuai selera. Untuk nasinya sendiri
dibumbui dengan sedikit garam dan juga minyak wijen. Dan tak lupa pula
ada rumput lautnya yang umumnya berada di luar gulungan kimbap. Untuk
cara membuatnya, silahkan simak artikel ini.
3. Bibimbap
resep bibimbap
Bibimbap ini merupakan nasi campur ala korea. Disebut dengan nasi campur
karena saat memakannya nasi dan juga lauk pauknya dicampur/diaduk
menjadi satu sehingga bercampur dan barulah dimakan dengan ditambah saus
sambal.
Biasanya disajikan dalam mangkuk. Ada juga yang disajikan dalam mangkuk
panas dan biasanya ditambahkan telur mentah (kuning telurnya saja) di
atasnya. Silahkan simak resepnya di sini.
4. Bulgogi
bulgogi
Bulgogi merupakan daging sapi yang sudah diiris tipis dan kemudian
dimasak dengan cara dipanggang. Bisanya sebelum dipanggang, daging sapi
tersebut telah dibumbui terlebih dahulu. Bulgogi biasanya dimakan pula
dengan lauk-pauk yang lainnya, atau dibungkus dengan daun selada dan
baru dimakan.
5. Ramyeon
makanan khas Korea ramyeon
Ramyeon atau di jepang dikenal dengan ramen, merupakan mie instan ala
korea. Pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan makanan yang satu ini
karena hampir di kebanyakan film korea ada adegan ketika makan ramyeon
ini. Cara makannya pun unik, biasanya orang korea langsung makan ramyeon
dari pancinya.
6. Jjajangmyeon
jjajangmyeon
Jjajangmyeon ini mirip dengan mie ayam yang ada di Indonesia. Salah satu
mie khas Korea ini biasanya dicampur dengan saus kedelai hitam yang
kental, kemudian ada sayur dan juga potongan dagingnya. Namun Anda harus
berhati-hati terutama yang beragama Islam, karena bisanya potongan
daging dari jjangmyeon ini menggunakan daging babi.
7. Japchae / Chapchae
Japchae
Jika dilihat sekilas dari segi tampilannya mirip dengan capcay yang ada
di Indonesia. Namun ternyata bahan utamanya sendiri terbuat dari mie
(bihun ala korea) yang ditambahkan dengan sayuran. Jadi berbeda dengan
capcay yang ada di Indonesia.
8. Miyeok Guk
Miyeok Guk
Miyeok guk merupakan sup rumput laut. Biasanya rumput laut kering ini
dimasak dengan cara merendamnya ke dalam air hingga menjadi lunak,
kemudian dicampurkan ke dalam air kaldu dan diberi bumbu kecap, garam
dan juga minyak wijen.
9. Teok
Teok
Teok merupakan kue beras. Jenis dari kue beras ini beragam. Biasanya
disajikan saat upacara-upacara tertentu. Namun karena jenisnya yang
banyak, kue beras ini tidak hanya dimakan di hari tertentu saja karena
di sepanjang tahun pun kita bisa memakannya. Salah satu jenisnya yang
terkenal adalah tteokbokki yang nanti akan dibahas.
10. Kepiting Saus Korea
Kepiting Saus Korea
Apa bedanya kepiting saus yang ada di Indonesia dengan yang ada di
Korea? Ternyata porsi kepiting yang ada di Korea ini jauh lebih besar.
Rasa dari kepiting saus ini sendiri terasa sedikit asam dan juga pahit
dan terasa lezat. Kepiting saus ini dikenal juga dengan ganjang gejang.
11. Nakji Bokkeum
Nakji Bokkeum
Berbeda dengan sannakkji, olahan laut yang terbuat dari gurita ini
merupakan gurita goreng jadi guritanya pun sudah tidak hidup lagi.
Biasanya disajikan dengan cara di goreng kering dan dicampur dengan
tumis sayuran atau menjadi topping mie korea. Makanan ini memiliki cita
rasa yang unik terutama dengan pasta cabe yang digunakan untuk
membuatnya.
12. Gogigui
gogigui
Goigui merupakan barbeque ala Korea. Selain terdiri dari daging, makanan
yang kaya gizi dan nutrisi ini juga dimakan bersama dengan sayuran.
Biasanya makanan ini dimakan bersama dengan teman-teman pada sore hari.
13. Haejangguk
Haejangguk
Haejangguk atau sup khas Korea ini memiliki rasanya yang lezat, kuahnya
terbuat dari tulang sapi yang direbus lama, kemudian isinya terdiri dari
potongan daging sapi yang tebal, telur rebus dan juga kecambah yang
ditambah dengan bumbu atau rempah-rempah khas negeri ginseng tersebut.
Biasanya haejangguk ini disajikan setelah mengkonsumsi minuman
beralkohol karena dapat menghilangkan rasa pusing akibat minuman
tersebut.
14. Sannakji
makanan khas Korea Sannakji
Jika di Jepang ada shashimi dengan makanan yang masih segar dan mentah,
maka di korea ada sannakji atau gurita hidup. Bisanya gurita yang
disajikan ini dipotong-potong kecil, namun ada juga yang disajikan utuh
dan yang pasti gurita itu masih hidup. Sanakkji ini hanya ditaburi
minyak dan biji wijen saja kemudian dimakan hidup-hidup. Makanan yang
cukup ekstrem ya.
15. Sundubu Jjigae
Sundubu jigae
Sundubu jigae merupakan salah satu makanan berkuah khas Korea. Biasanya
disajikan pada musim dingin atau saat hujan karena dapat menghangatkan
tubuh. Bahan utama dari sundubu jigae ini adalah tahu yang sangat
lembut, ditambah dengan kubis, udang, suiran ikan goreng dan juga
cumi-cumi. Makanan ini kaya dengan gizi dan juga lezat disantap ketika
masih hangat.
16. Soondubu
makanan khas korea soondubu
Soondubu ini merupakan makanan berkuah lainnya yang ada di negeri
ginseng dengan bahan utamanya adalah tahu atau tofu. Isian dari makanan
ini cukup bervariasi dan bisa dicampur dengan makanan laut lainnya.
Soondubu biasanya disajikan sebagai makanan penutup atau bisa juga
dijadikan makanan utama.
17. Jjukumi
jjukumi
Selain sannakji dan nakji bokeum ada juga jjukumi yang bahan utamanya
adalah gurita. Jjukumi ini menggunakan gurita kecil yang dimasak dengan
cara dipanggang dalam api besar yang sebelumnya direndam dalam saus
gochugang.
18. Yangnyeom Tongdak
Yangnyeom tongdak atau ayam goreng khas korea ini bercitarasa manis yang
bercampur pedas. Dengan daging yang terasa renyah dan juga empuk bisa
membuat Anda ketagihan.
19. Dakjuk
Dakjuk
Dakjuk merupakan bubur khas korea. Bahan utamanya yang pasti adalah
beras, daging ayam dan juga bawang putih. Karena teksturnya yang lembut
dan juga tidak pedas, makanan ini disukai mulai dari anak-anak hingga
orang dewasa.
20. Seolleongtang
Seolleongtang
Seolleongtang merupakan makanan yang terbuat dari tulang sapi yang
direbus sehingga menghasilkan kuah sup. Isi dari sup ini biasanya
terdiri dari irisan daging sapinya sendiri dan juga lobak. Kemudian sup
ini diberi berbagai bumbu agar menghilangkan bau dari daging sapi
tersebut. Biasanya seolleongtang ini dimakan pada musim dingin maupun
malam hari.
21. Jeongol
Jeongol
Jeongol merupakan sup yang dimasak dalam panci besar. Biasanya disajikan
di tengah-tengah meja dan dimakan bersama. Makanan ini isinya sangat
bervariasi, biasanya ada irisan daging sapi, jeroan, berbagai macam
makanan laut, ditambah sayur dan juga rempah-rempah. Kemudian direbus
secara bersamaan. Biasanya rasanya ini pedas.
22. Samgyetang
Samgyetang
Samgyetang merupakan sup ayam ginseng yang ditambah dengan merica dan
juga garam. Makanan ini memiliki kandungan gizi yang banyak karena
kuahnya sendiri direbus dengan tambahan tanaman obat dan dipercaya dapat
mencegah penyakit. Biasanya samgyetang ini dimakan pada hari istimewa.
Baca Juga
oleh-oleh khas korea Figurin Hanbok10 Oleh-Oleh Khas Korea yang
Tidak Boleh Terlewat
Pulau Jeju tempat wisata di korea selatan10 Tempat Wisata Di Korea
Selatan Yang Wajib Dikunjungi
Gangnam Station AreaYuk Kunjungi 10 Tempat Nongkrong di Korea Paling
Hits ini
Camilan atau Jajanan Pinggir Jalan khas Korea
Selain berbagai macam makanan di atas, terdapat pula beberapa jajanan
khas Korea yang sangat lezat dan menggugah selera. Jajanan tersebut
sangat cocok dinikmati di waktu senggang. Berikut adalah daftar
makanannya.
Halaman Selanjutnya »
Topik Terkait: Korea
ARTIKEL TERKAIT
Baca Juga
biaya liburan ke koreaIni Dia Perkiraan Biaya Liburan Ke Korea
Selatan
Gangnam Station AreaYuk Kunjungi 10 Tempat Nongkrong di Korea Paling
Hits ini
oleh-oleh khas korea Figurin Hanbok10 Oleh-Oleh Khas Korea yang
Tidak Boleh Terlewat
Han River tempat wisata di seoul10 Tempat Wisata Di Seoul Yang Harus
Anda Kunjungi
BeondagiBerani Cicipi 6 Kuliner Ekstrim Asal Korea Selatan Ini?
Pages: 1 2
Mutiara Dwi C.K.
Penulis: Mutiara Dwi C.K.
Enjoy RnB and hiphop, sometimes rock. Sports addict, loves cooking,
crafting, reading, and spending time to write.
Tinggalkan Balasan
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Komentar
Nama *
Email *
*Jika Anda mengambil referensi dari artikel ini, mohon kerendahan hatinya untuk mencantumkan link sumber ini: https://bacaterus.com/?p=259
*Jika Anda mengambil referensi dari artikel ini, mohon kerendahan hatinya untuk mencantumkan link sumber ini: https://bacaterus.com/?p=259







Tidak ada komentar:
Posting Komentar