Makanan
khas Sumatera Barat termasuk jenis kuliner yang banyak disukai
masyarakat Indonesia. Perpaduan rempah dan cabai menjadi ciri khasnya.
Sajian makanan Padang mudah kita temui di hampir seluruh kota di
Indonesia.
Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70 Hotel Indonesia Kempinski Jakarta menggelar acara yang bertajuk "5 islands in 5 weeks". Salah satu masakan yang bisa Anda temui adalah makanan Minang.
Dendeng Balado |
Hotel Kempinski
Berikut ini lima menu favorit khas Minang yang sayang dilewatkan
Dendeng Balado
Dendeng awalnya ditemukan oleh masyarakat Minangkabau. Ketika itu masyarakat Minangkabau
membuat masakan dari daging sapi dan membuatnya kering sehingga dapat
dimakan selama berhari-hari dan dibawa pergi saat melakukan perjalanan.
Saat
ini, dendeng balado jadi salah satu favorit banyak orang. Bahan utama
daging sapi yang diiris tipis yang dikeringkan lalu digoreng ini semakin
menggoyang lidah dengan campuran cabai merah atau lado merah.
Rendang
Rendang sudah pasti jadi primadona menu khas Sumatra Barat ini.
Rendang yang terbuat dari daging sapi yang dimasak dengan kuah santan
tidak diolah dengan kunyit agar tekstur daging tidak rusak. Padanan yang
pas dan tepat saat menyantap rendang adalah cukup dengan sepiring nasi panas.
Ayam Kalio
Ayam Kalio |
Hotel Kempinksi Jakarta /http://www.kempinski.com
Anda termasuk penikmat makanan Minang tentu tidak akan melewatkan menu ayam kalio. Sebenarnya kalio mirip dengan gulai khas Ranah Minang, tetapi cita rasa lebh kuat karena gulai yang dimasak hingga mengental.
Gulai Nangka Kapau
Ciri gulai nangka kapau
tidak banyak menggunakan santan dan tidak terlalu kental. Kacang
panjang, kol, rebung, pakis menjadi pelengkap gulai nangka kapau. Untuk
menikmati gulai nangka kapau ini, sajikan dengan nasi kapau.
Gulai Tunjang
Masakan dengan bahan utama kaki sapi yang dikenal dengan sebutan gulai tunjang atau
kikil ini tidak hanya lezat tetapi juga tinggi kalsium. Kikil yang
empuk dimasak dengan olahan santan yang kental dengan aneka bumbu dan
rempahnya menjadi ciri khas masakan Minang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar